Jumat, 29 November 2024

Nonton Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Sambil Main Air Pulangnya Bawa Beras



 Sebuah perayaan yang padukan musik, alam, dan gerakan lestari untuk kedaulatan air serta ketahanan pangan

Di tengah suasana asri sawah dan mata air bening di lingkungan Umbul Besuki, Desa Ponggok Polanharjo Klaten pada siang hingga sore hari Minggu, 17 November 2024, harmoni musik etno dan Jazz mengalun selaras dengan alam. Melalui rangkaian acara Klaten Etno Jazz 2024, penonton diajak untuk merenungi pentingnya menjaga lama, dimana air bukan hanya sekedar sumber kehidupan, tetapi juga symbol ketahanan yang harus dilestarikan. 

Pada perhelatan Klaten Etno Jazz Sawah 2024, penampilan-penampilan dari berbagai kelompok musik Jazz Indonesia dilakukan di panggung yang dikelilingi sawah, tanpa background artificial hanya dengan desain panggung yang natural dengan ranting pohon terabaikan yang tertata secara artistik. Desain panggung yang tertata dengan natural simbolik dengan bagaimana Klaten Etno Jazz Sawah 2024 ingin mendekatkan jazz dengan khalayak rural pedesaan. Etno jazz sendiri sebagai genre sekarang posisinya mutakhir dalam domain music jazz di depan masyarakat jazz secara umum, dan jazz di wilayah pedesaan semakin jelas. 



Acara ini merupakan kolaborasi WartaJazz, Komunitas Petani Muda Klaten, Desa Wisata Ponggok, Seroja Indonesia, bersama AQUA yang didukung sepenuhnya oleh Kementrian Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Event ini diawali prosesi Drumband dari siswa-siswi SDN Ponggok, yang dilanjutkan oleh lantunan harmoni merdu dari nyanyian dan permainan  Gejog Lesung Sekar Melati, dari Desa Cawas, Klaten yang menampilkan lagu-lagu karangan Ki Narto Sabdo. Kelompok ini kelihatan sekali cukup berpengalaman dalam mengolah lesung sebagai musik. Pada mulanya, lesung dipakai untuk menumbuk padi setelah di panen dari sawah untuk diproses menjadi beras. Kini lesung menjadi ensemble Gejog Lesung yang memukau publik. 

Di lagu terakhir, mereka berkolaborasi dengan musisi sekaligus komposer Memet Chairul Slamet yang karya-karya eksperimentalnya sudah melalang buana pada perhelatan-perhelatan musik baik di dalam maupun luar negeri.  Gejok Lesung Sekar Melati yang identik dengan musik kesuburan dan Musik Air by Memet Chairul Slamet menjadi tanda penting event ini. Keduanya adalah simbologi kedaulatan dan ketahanan pangan. Respon air dengan pendekatan musik yang cukup kontemporer, disisi lain Gejog Lesung adalah representasi rasa syukur petani atas kelimpahan kesuburan tanah.



Klaten Etno Jazz Sawah 2024 dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dan kata sambutan dari Tuan Rumah, Kepala Desa Ponggok Junaedhi Mulyono dirangkai sepatah kata dari inisiator Klaten Etno Jazz Sawah Agus Setiawan Basuni dari WartaJazz. 

Masih dalam sesi yang sama, Perwakilan dari musisi penampil Klaten Etno Jazz sawah 2024 menerima merchandise unik berupa beras Rojolele Srinuk yang disampaikan kepada Purwanto (Vertigong), Memet (Musik Air), Mukhlis Anton (Smara Tantra), Ucok Vippucang (Fjazz Surabaya mewakili Komunitas Jazz Indonesia), Harly Yoga Prdana (Keroncong Jazz Lastarya) didampingi Yusuf Murdani dari Komunitas Petani Muda Klaten dan Rama Zakaria dari Danone-AQUA selaku kolaborator. Merchandise beras teserbut juga dapat dibeli oleh penonton yang hadir di Klaten Etno Jazz 2024, menjadi simbol ketahan pangan yang menjadi tanggung jawab bersama. 

Setelah itu seremoni pembukaan secara resmi dilakukan dengan memukul kentongan dari bambu dengan irama tak beraturan namun membentuk harmoni bunyi



Berikutnya Memet Chairul Slamet tampil di bibir kolam Umbul Besuki tidak hanya dengan alat musik, tapi juga beberapa atribut seperti kaleng, infus, botol-botol toples berisi air yang menjadi “alat musik baru” dan menjadikan itu semua sebagai sumber bunyi yang yang disintesiskan dalam sequencer musik digital. Empat komposisi eksperimental berjudul “Water and I” yang di bawakan bersama Joko Gombloh (bass) dan Adi Wijaya (keyboard) diatas kolam Umbul Besuki memberikan nuansa baru pada konsep jazz hari ini. 

Komunitas Jazz Indonesia yang diwakili oleh Pilipe Solo Jazz Activity komunitas musik yang mewadahi musisi maupun penikmat musik jazz di kota Solo membawakan lagu-lagu standar jazz seperti “the Girl From Ipanema” dan menjadi jembatan bagi ekspresi-ekspresi etno jazz yang ada di antara wilayah rural dan urban. Etno jazz atau boleh disebut world jazz adalah genre baru yang sedang memiliki daya pikat kuat bagi musisi dan penikmat musik jazz.

Berikutnya ada kelompok-kelompok yang mengambil musik tradisional dan memadukannya dengan musik jazz kontemporer, dan selama ini telah cukup dikenal publik luas dan tampil di forum-forum nasional dan dunia. Ada Vertigong yang berangkat dari gamelan jawa, ada Smara Tantra yang menggali nuansa-nuansa musik nusantara, dan juga Keroncong Jazz Lastarya yang menjadikan keroncong sebagai fondasi untuk menawarkan performa jazz. 



Keroncong Jazz Lastarya dari kota Yogyakarta menampilkan perpaduan harmoni nuansa Keroncong di dalam musik Latin Jazz di Klaten Etno Jazz 2024, melakukan eksplorasi karya-karya musik seperti “Cheek to Cheek” dalam ensemble Keroncong Jazz. Kelompok etno jazz Smara Tantra dari kota Solo membawakan musik tradisi dari berbagai daerah dalam ekspresi band Jazz, serasa bertamasya mengelilingi Nusantara.

Untuk penampilan  puncak dari Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Vertigong berkolaborasi dengan Silir Wangi dan Trie Utami. Bersama kawan-kawan pemusiknya di Vertigong, musisi dan komposer Purwanto melakukan eksplorasi musik tradisional Jawa mereka dalam bingkai musik Jazz. Kelompok asal Yogyakarta ini baru saja menyelesaikan Tour Eropa di bulan Agustus lalu.

 Membersamai sajian harmoni keselarasan alam  Vertigong di Klaten Etno Jazz 2024 adalah Silir Wangi, pesinden asal Klaten yang merupakan seorang eksplorer Vokal etnis terbaik yang dimiliki Indonesia, dan sudah melalang buana ke banyak panggung internasional. Satu lagi kolaborator yang membersamai Vertigong, Trie Utami, merupakan musisi asal Jakarta yang berpengaruh di Indonesia. Penyanyi dan komposer yang sudah berkarir hampir empat dekade ini dikenal sebagai vokalis grup Jazz legendaris Indonesia, Krakatau. Bersama Vertigong di Klaten Etno Jazz 2024, Trie Utami tampil membawakan lagu hitnya “Sekitar Kita” sambil mengajak penonton untuk saling bertegur sapa dengan kanan dan kirinya.

Dalam kesempatan Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Purwanto memainkan gender sementara Trie Utami merespon dalam sebuah komposisi instan yang diberi judul “Rojolele Srinuk”. 

Penampilan yang menjadi pamungkas pada, kolaborasi antara musisi-musisi Jazz terkemuka Indonesia, Vertigong dengan Silir Wangi dan Trie Utami, membawa pesan penting bagi bukan hanya dunia musik. Integrasi kedaulatan air dan ketahanan pangan dalam event musik adalah penanda musik selalu dekat dengan masyarakat dan lingkungannya. 

Selama setengah hari ba'da luhur,  Klaten Etno Jazz Sawah menempati posisi penting dalam forum-forum jazz yang sedang marak di tanah air. Jazz sawah barangkali yang pertama ketika jazz semakin hari semakin dekat dengan publik. Harapan besar dari Klaten Etno Jazz Sawah 2024 adalah mewujudkan harmoni musik dan alam di tengah suasana asri sawah, untuk menyadarkan tentang pentingnya keseimbangan antara manusia dan alam.


Ahmad Luthfi Menang di TPS Tempat Tinggal Ketua Muhammadiyah Jawa Tengah

 


Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 02 Ahmad Lutfi menang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Kelurahan Tambakaji, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/11) lalu. TPS 10 adalah tempat tinggal KH. Tafsir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

"Perolehan hasil suara pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi dan Taj Yasin 196 suara, sedangkan pasangan calon Andika dan Hedrar Prihadi memperoleh 166 suara, selisih 30 suara." Kata Ketua KPPS 10 Kelurahan Tambajaji Ardan Dzaquadziz Olajuan.

Menurut Ardan dari sejumlah total 533 jumlah daftar pemilih tetap dan tambahan di TPS 10, yang hadir di TPS sejumlah 375 pemilih. 

"Pak Tafsir hadir di TPS, dan ikut mencoblos lho" Kata Ardan.



Pelaksanan  pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di Kota Semarang, Jawa Tengah menurut Ardan Dzaquadziz Olajuan dinilai telah berjalan dengan aman dan damai.

"Pemungutan suara di TPS 10 berjalan dengan baik, lancar, dan tidak ada gangguan. Bahkan cuaca juga mendukung, karena hujan tidak turun." Jelas Ardan.

Sementara dalam wawancara yang terpisah. Abdul Ghofar Ismail selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah menyebutkan bahwa secara umum penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah di Jawa Tengah berjalan dengan baik dan damai.

"Kami menerjunkan sejumlah anggota Pemuda dan Kokam Muhamamdiyah di Jawa Tengah untuk melakukan pemantauan jalannya proses pemilihan kepala daerah sejak masa kampanye, pencoblosan, hingga pasca pemilihan." Ujar Abdul Ghofar Ismail

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa proses pemilihan kepala daerah menurutnya berjalan dengan demokratis. Pemuda muhammadiyah tidak menemukan adanya kekerasan dan konflik antar pendukung kandidat, khususnya pada pemilihan gunernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah  pada proses pemilu yang bisa mencederai demokrasi.

"Sejauh pengamatan kami, pemilukada di Jawa Tengah berjalan dengan aman dan damai. Perdebatan antar pendukung saat menonton langsung debat antar kandidat bersifat wajar, tidak saling memaki dan menghujat. Mungkin perdebatan yang saling merendahkan terjadi di media sosial, tetapi saya kira tidak sampai membelah masyarakat Jawa Tengah." Jelas Abdul Ghofar Ismail.


Sabtu, 23 November 2024

SMK Kesehatan Binatama Gelar Jobfair dan Edufair 2024 Dalam Program SMK Pusat Keunggulan



SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta menggelar kegiatan Jobfair dan Edufair, 19-20 November 2024 di Sleman Cuty Hall, Yogyakarta. 

Sebagai salah satu program SMK Pusat Keunggulan (PK) Reguler Baru, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMK untuk terus meningkatkan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja melalui integrasi program pendidikan dengan kebutuhan pasar. 

Dengan menampilkan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Kerja sebagai mitra strategis, siswa SMK mendapatkan kesempatan untuk langsung menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang relevan, baik untuk peluang kerja maupun pengembangan diri.

Pengunjung acara ini tidak hanya berasal dari siswa SMK Kesehatan Binatama, tetapi juga alumni SMK Kesehatan Binatama, siswa-siswi dari sekolah kesehatan lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk kepala sekolah, guru, dan perwakilan siswa kelas XII dan masyarakat umum.

Jobfair dan Edufair tahun ini menghadirkan sekitar 40an peserta yang terdiri dari Dunia Usaha, Dunia Industri, Dunia Kerja (Dudika), serta Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di Yogyakarta. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama yang erat antara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) bidang Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta dan SMK Kesehatan Binatama.

Gelar Jobfair dan Edufair ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman Dwi Agus Muchdiharto, S.H.M.A yang juga memberikan sosialisasi terkait pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri.



Menurut Nuri Hastuti, SP.Gr.M.K.M selaku Kepala Sekolah SMK Kesehatan Binatama, "Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa-siswi dan para alumni pencari kerja tentang peluang karir dan studi lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan siswa mampu mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menapaki masa depan yang cemerlang."

Selain pameran peluang karir dan pendidikan, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan menarik dari komite dan siswa, guru dan karyawan SMK Kesehatan Binatama, yang menambah semarak suasana.

https://youtube.com/shorts/rcmRik1KkZI?feature=share

Di hari kedua, masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, diadakan pula Binatama Competition 2024 sebagai ajang kreativitas dan pelestarian budaya generasi muda DIY. Tidak hanya sekadar ajang kompetisi, acara ini juga menjadi ruang eksplorasi seni dan budaya serta sarana untuk membangun rasa percaya diri siswa dalam menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Selain itu, kegiatan ini menginspirasi para siswa untuk merencanakan masa depan pendidikan dan karier yang lebih baik.

Binatama Competition 2024 berlangsung meriah, menghadirkan kompetisi bergengsi yang diikuti oleh siswa-siswi SMP/MTs se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan jumlah peserta lebih dari 70 siswa, kompetisi ini mencakup tiga lomba, yaitu: Lomba Vokal, Lomba Pidato Bahasa Jawa, Lomba Tari (kategori tunggal dan grup).



Penampilan penuh kreativitas dari para peserta tidak hanya mencerminkan bakat seni yang luar biasa, tetapi juga menjadi wujud pelestarian budaya DIY. Kompetisi ini menjadi salah satu daya tarik utama yang semakin memeriahkan suasana Jobfair dan Edufair SMK Kesehatan Binatama 2024.

Jumat, 22 November 2024

UNESCO dan ICHAP Melestarikan Warisan Budaya Tak Benda Melalui Karya Sinematografi

 Yogyakarta, 21 November 2024 – UNESCO, melalui mitra pelaksana Locomotion Art Studio, dengan dukungan International Information and Networking Centre for Intangible Cultural Heritage in the Asia-Pacific Region under the auspices of UNESCO



(ICHCAP), telah sukses menyelenggarakan kompetisi video ichLinks Video Competition. Kompetisi ini berlangsung dari Juni hingga November 2024 dengan berfokus pada pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage/ICH) melalui medium sinematografi di Yogyakarta, Indonesia, dan Dili, Timor-Leste.



Inisiatif ini bertujuan untuk menginspirasi para kreator muda dalam mendokumentasikan dan merayakan warisan hidup di masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan Warisan Budaya Tak Benda. Di Yogyakarta, para peserta diajak untuk mengeksplorasi dan mendokumentasikan kekayaan budaya tak benda dengan penekanan khusus pada Situs Warisan Dunia UNESCO "Sumbu Filosofi Yogyakarta", yang ditetapkan pada tahun 2023. Situs ini mencakup Kraton Yogyakarta, landmark, monumen, serta ruang budaya yang mencerminkan filosofi kehidupan masyarakat Yogyakarta. Tidak hanya menjadi simbol fisik, situs ini juga erat kaitannya dengan berbagai praktik budaya tak benda, seperti ritual tradisional, tarian, musik, senjata, hingga kuliner khas.



Sebanyak 37 peserta, 10 diantaranya perempuan, mengikuti serangkaian lokakarya teknis dan sesi bimbingan yang menjadi bagian dari proses kompetisi. Dari jumlah tersebut, 15 konsep video terpilih untuk dikembangkan lebih lanjut.



Lima finalis terbaik kemudian dipilih dan diundang ke Yogyakarta pada 12 September 2024 untuk menerima pendampingan tambahan dari para mentor dan juri profesional di bidang pembuatan film dan dokumentasi video. Para dewan juri kompetisi ini adalah Wahyu Utami, seorang pembuat film yang telah diakui secara internasional, dan Antonius Tonny Trimarsanto, sutradara yang karyanya pernah diputar di Cannes Film Festival.



Lima proyek terbaik yang menjadi finalis adalah:

Wiwitan oleh Kelompok Wahyu Agustina

Dua Pohon oleh Kelompok Umar Al Jufri

Babaran Pusaka oleh Kelompok Risang Panji Kumoro

Mintaraga oleh Kelompok Azwar Affrian Affandhi

Goresan Cerita oleh Kelompok Ragil Wahyu Aji



Kompetisi ini menegaskan bahwa film merupakan alat yang kuat untuk merayakan dan melestarikan tradisi budaya hidup dalam masyarakat.

Kompetisi ichLinks Video Competition ditutup dengan acara Screening dan Awarding Ceremony yang diadakan pada 21 November 2024 di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Setelah melalui seleksi ketat oleh dewan juri, tiga pemenang utama diumumkan:

Juara 1: Babaran Pusaka, Juara 2: Goresan Cerita dan Juara 3: Dua Pohon. Para pemenang menerima trofi, sertifikat, dan hadiah sebagai penghargaan atas kontribusi luar biasa mereka dalam melestarikan dan menampilkan budaya tak benda melalui karya sinematik mereka.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari UNESCO, ICHCAP, Kepala Dinas Kebudayaan DIY (Kundha Kabudayan), Kepala Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofis (BPKSF), Kepala Museum Benteng Vredeburg, dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X (BPK X). Kehadiran mereka memperkuat komitmen bersama dalam pelestarian warisan budaya.

Maki Katsuno-Hayashikawa, Director and Representative of UNESCO Regional Office Jakarta, menekankan peran penting para kreator muda dalam meningkatkan kesadaran akan kekayaan budaya Indonesia. Ia menyatakan: "Kompetisi video ini menunjukkan peran penting kreator muda dalam meningkatkan kesadaran tentang kekayaan budaya Indonesia. Dengan kreativitas dan dedikasi mereka, serta bimbingan dari para ahli film dan budaya, riwayat tradisi diubah menjadi cerita menarik

yang menginspirasi kita semua untuk melestarikan kekayaan ini bagi generasi mendatang."

Mr Jisung Kim, ICHCAP Director-General, menambahkan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam melestarikan budaya tak benda. Ia menyampaikan: "Kami sangat terinspirasi oleh semangat dan kreativitas para peserta dalam ichLinks Video Competition, yang merupakan karya luar biasa dari kekayaan warisan budaya tak benda di Asia Tenggara. ICHCAP bangga mendukung inisiatif ini dengan menyediakan platform untuk cerita dinamis dan merayakan tradisi lokal yang beragam. Selamat kepada para pemenang, dan terima kasih kepada UNESCO Jakarta serta semua mitra atas dukungan mereka yang tak ternilai."

Ibu Dian Lakshmi Pratiwi, SS. M.A, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menyatakan, “Kompetisi ini bukan hanya sekedar ajang kreatif, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya pengenalan dan pelestarian Warisan Budaya Tak Benda kepada generasi muda dan masyarakat luas. Melalui medium video, nilai-nilai penting yang terkandung dalam budaya tak benda dapat dikomunikasikan dengan cara yang relevan dan menarik di era digital ini”

Risang Panji Kumoro selaku sutradara tim yang memenangkan Juara 1 juga menyampaikan, “Kami sangat senang film kami yang berjudul "Babaran Pusaka" terpilih menjadi pemenang dalam IchLink Video Competition UNESCO Jakarta. Kompetisi seperti ini merupakan wadah yang luar biasa untuk menggali, merayakan, dan melestarikan kekayaan warisan budaya serta mendorong kreativitas, kolaborasi, dan apresiasi terhadap keragaman budaya yang kita miliki. Kami berharap dengan dokumenter yang kami buat, tradisi dan cerita lokal dapat diabadikan dan memberikan inspirasi bagi generasi mendatang”

Kompetisi ini dapat terlaksana berkat eratnya dukungan UNESCO, ICHCAP, jajaran pemerintah dan komunitas kreatif Yogyakarta. Kompetisi ini menekankan kekuatan film sebagai alat pelestarian budaya, merayakan tradisi yang membentuk identitas masyarakat di Indonesia dan Timor-Leste.

Home Credit Perkuat Literasi Keuangan Ratusan Mahasiswa UGM

 JogjaUpdate.com ~ YOGYAKARTA, 21 NOVEMBER 2024 – PT Home Credit Indonesia (“Home Credit”), perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, berkomitmen untuk terus berpartisipasi secara aktif dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di Indonesia secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan.



Salah satu yang terbaru adalah melalui kegiatan seminar interaktif yang diselenggarakan di University Club, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta pada Kamis, 21 November 2024 yang dihadiri oleh lebih dari 300 orang dimana sebagian besar merupakan sivitas akademika UGM (mahasiswa dan karyawan) serta perwakilan berbagai komunitas di Yogyakarta.

Kegiatan ini dapat terselenggara berkat kolaborasi dan dukungan dari sejumlah perusahaan yang tergabung dalam salah satu grup jasa keuangan terbesar di dunia, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), di Indonesia, seperti MUFG Bank, Ltd. Cabang Jakarta, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), PT Adira Dinamika Multi Finance , Tbk. (Adira Finance), dan PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk.



"Seminar bertajuk 'Belajar Strategi Menjalani Siklus Kehidupan Keuangan' ini secara khusus membahas berbagai fase kehidupan seperti ketika seorang individu mengembangkan karir, melangsukan pernikahan, memiliki anak hingga menyiapkan pensiun dan sebagainya, dari perspektif keuangan. Seminar ini diharapkan dapat memberi bekal generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan dan keyakinan baru mengenai layanan keuangan yang dapat diimplementasikan di masa depan," kata Cahyadi Poernomo, Chief Customer Management Officer Home Credit.



Sejumlah topik yang dibahas oleh para pembicara yang berasal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Universitas Indonesia (UI), UGM, Danamon, Adira Finance, Zurich Indonesia serta Home Credit, antara lain mengenai berbagai layanan keuangan yang dapat dioptimalkan oleh seorang individu saat menjalani berbagai fase kehidupan seperti simpanan dan investasi untuk pengelolaan gaji, memanfaatkan layanan kredit secara bijak dan sehat untuk mengelola arus kas, mengenal layanan asuransi untuk mengalihkan risiko dan sebagainya.

Melalui keikutsertaannya dalam seminar ini, Danamon kembali menunjukkan komitmennya untuk aktif berpartisipasi dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di Indonesia. Danamon mendukung generasi muda untuk memahami dan mengelola keuangan mereka secara bijak dan mandiri. 


“Partisipasi Danamon dalam seminar ini merupakan wujud nyata komitmen Danamon untuk memberikan edukasi keuangan yang lebih luas, khususnya bagi mahasiswa dan generasi muda di Indonesia. Kami percaya bahwa pemahaman yang baik tentang berbagai program dan jenis tabungan serta instrumen investasi lainnya, seperti reksa dana, obligasi, dan deposito, dan instrument lainnya akan membantu mereka merencanakan keuangan dengan lebih matang di masa depan.” ujar Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon.

Sebagai salah satu pengisi seminar, Adira Finance berperan aktif dalam kegiatan ini dengan membagikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak.

"Melalui kolaborasi dengan grup, Adira Finance berkomitmen untuk mendukung generasi muda, termasuk mahasiswa UGM dalam memahami strategi keuangan yang bijak di setiap tahap kehidupan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi grup untuk

memberikan literasi keuangan yang relevan, mencakup pembiayaan dan manajemen risiko, guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan." ujar Surya Almada Syahlani selaku Head of Regional SSD Jawa Tengah Adira Finance.

Sementara itu, pakar keuangan yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Prof.Dr.Budi Frensidy yang turut serta menjadi pembicara dalam seminar ini menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang  diselenggarakan oleh Home Credit bekerjasama dengan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam ekosistem MUFG di Indonesia.

 "Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan literasi keuangan di Indonesia yang baru mencapai 65,4% di tahun 2024, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK). Apalagi, sebagian besar peserta seminar ini adalah mahasiswa, yang menurut SNLIK 2024, merupakan kelompok yang memiliki pemahaman yang rendah mengenai literasi keuangan dibandingkan dengan kelompok pegawai/profesional, pengusaha/wiraswasta, dan ibu rumah tangga," kata Budi Frensidy.

Di masa depan, Home Credit akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan inklusi serta literasi keuangan di Indonesia melalui berbagai kegiatan tatap muka atau online, termasuk di antaranya "DoIT Cerdas" yang dipublikasikan di akun media sosial (Instagram, Facebook, Tiktok, Youtube, Twitter, blog) resmi Home Credit Indonesia.

Sabtu, 16 November 2024

Klaten Etno Jazz Sawah 2024, Padukan Harmoni Musik dan Alam Dalam Sebuah Gerakan Lestari Untuk Kedaulatan Air dan Ketahanan Pangan

 Etnik Jazz, Kedaulatan Air dan Ketahanan Pangan, serta Kesadaran Rural-Urban

Sebelum menyebar ke kota-kota besar di Amerika pada awal abad 20, jazz lahir dari komunitas yang dihempas kesulitan ekonomi dan sosial masyarakat rural-pedesaan. Ruang refleksi masyarakat agraris yang sehari-hari bekerja di sawah dan ladang. Dan, jazz memperkuat ikatan komunitas, menyatukan individu dalam perayaan dan sarana hiburan setelah penat kerja di sawah.

Ketika bergerak ke wilayah urban, jazz diadaptasi dan dipengaruhi oleh gaya hidup yang lebih dinamis dan kompleks di perkotaan. Menjadi lebih eksperimental, modern, dan berteknologi canggih. Menjadi simbol kebebasan dan inovasi, namun tetap membawa semangat kolektif yang diadopsi dari pedesaan. Semangat ini tampak dari improvisasi yang lantas menjadi elan vital jazz. 

Jazz dapat dilihat sebagai metafora bagi kehidupan agraris, di mana petani membutuhkan improvisasi dalam pengelolaan tanam dengan kondisi alam yang berubah-ubah. 

Klaten Etno Jazz Sawah memperlihatkan sinergi sektor pertanian dan unsur penting air serta budaya dalam mempertahankan kedaulatan pangan. Dengan kolaborasi yang elok dengan sektor pertanian, jazz dapat menjadi bagian penting dari gerakan budaya yang mendukung keberlanjutan dan ketahanan pangan.

Mengambil bentang alam sub Das Pusur, tepatnya di Umbul Besuki dengan mata air beningnya dan dikelilingi sawah yang menyejukkan mata, Klaten Etno Jazz Sawah dipersembahkan pada hari Minggu, 17 November 2024 mulai pukul 12.00 hingga 17.30 atau selesai sebelum Magrib.

Menampilkan bintang tamu Trie Utami, Vertigong with Silir Wangi, Smara Tantra, Keroncong Jazz Lastarya, Komunitas Jazz Indonesia yang diwakili oleh Pilipe Solo Jazz Activity, Agung Prasetyo (Komunitas Jazz Jogja), Ucok Vippucang (Fjc Surabaya), Musik Air by Memet Chairul Slamet, Gejok Lesung Sekar Melati dan Drumband SDN Ponggok.

Agus Setiawan Basuni dari WartaJazz – sebuah ekosistem Jazz di Indonesia yang menjadi inisiator Klaten Etno Jazz Sawah menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah sebuah ikhtiar menyatukan stakeholder ekonomi kreatif untuk saling bersinergi mengantisipasi terbukanya peluang dengan koneksitas Klaten lewat jalan tol ditengah dua kota yang punya magnet budaya dan wisata luar biasa Yogyakarta dan Solo. “Klaten terkenal lewat Beras Delanggunya. Kami ingin mendorong sinergi antara musik Etno, Jazz dan Sawah”

Ajakan ini disambut dengan antusias oleh Juneadhi Mulyono, Lurah Desa Ponggok yang viral lewat wisata airnya. “Kolaborasi menjadi kata kunci ditengah dunia yang serba tak menentu. Dengan saling mendukung Wisata dan Pertanian, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat sekaligus jadi ajang ” ujarnya.

Hal yang sama diamini oleh Yusuf Murdani dari Komunitas Petani Muda Klaten, “Pertanian memiliki pola yang mirip dimana improvisasi harus kerap dilakukan manakala menghadapi cuaca, pasar atau teknologi maka Petani harus mampu beradaptasi”, ucapnya.

Bentuk adaptasi ini didukung pula oleh Daniel Timbul, seorang artpreneur asli Klaten dari Seroja Indonesia, yang menggali dan mengembangkan potensi desa lewat kelas artistiknya yang menjadi bagian dari Road to Klaten Etno Jazz Sawah. “Kami ingin potensi yang ada di manfaatkan dan dimaksimalkan. Dengan penggunaan material yang terabaikan dan ramah lingkungan melahirkan karya-karya artistik berbasis sumberdaya lokal”. 

Sementara Rama Zakaria, menyampaikan dukungan AQUA Klaten soal perlunya integrasi pengelolaan bentang alam sub DAS Pusur, dimana Klaten Etno Jazz Sawah akan mengambil setting lokasi acara. ”Mengelola sumber daya air erat kaitannya dengan Kedaulatan Pangan, pendekatan kami secara ekosistem agar sumber air ini tetap lestari”.

Acara ini merupakan kolaborasi WartaJazz, Komunitas Petani Muda Klaten, Desa Wisata Ponggok, Seroja Indonesia, bersama AQUA.

Turut didukung oleh Pemerintah Kabupaten Klaten, Lestarilah Indonesia dan Grand Tjokro Hotel.


HTM sebesar IDR. 20.000,- sudah termasuk fasilitas berenang di Umbul Besuki & merchandise beras bisa didapatkan dengan melakukan pemesanan melalui link s.id/etnojazz


Jumat, 15 November 2024

Polident Luncurkan POLINA, Consumer Chat AI Pertama di Indonesia Khusus Perawatan Gigi, dan Penyediaan Gigi Tiruan Gratis dalam Kampanye #BalikinSenyum

  


Yogyakarta, 14 November 2024Polident, merek perawatan gigi tiruan dari perusahaan kesehatan konsumen Haleon, hari ini resmi meluncurkan kampanye #BalikinSenyum dengan dua inisiatif utama: POLINA, consumer chat berbasis AI pertama di Indonesia yang memberikan panduan perawatan gigi tiruan secara gratis melalui WhatsApp, dan program penyediaan gigi tiruan gratis bagi mereka yang membutuhkan. Kampanye ini bertujuan untuk memperluas akses perawatan gigi tiruan kepada masyarakat yang membutuhkan di Indonesia, dimulai dari DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dengan rencana ekspansi ke daerah lain.



Dhanica Mae Tiu, General Manager Haleon Indonesia, menyatakan, “Kampanye ini adalah langkah konkret Haleon dan Polident untuk membawa dampak positif bagi komunitas. Ini sejalan dengan misi Haleon untuk menghadirkan kesehatan sehari-hari yang lebih baik. Melalui POLINA yang mempermudah akses ke informasi perawatan gigi tiruan, penyediaan gigi tiruan gratis, serta dukungan dari mitra-mitra terpercaya kami harap program ini benar-benar #BalikinSenyum dan memastikan kita tidak melewatkan kebahagiaan terkecil sekali pun dalam hidup.”



Berbeda dari pandangan umum, kehilangan gigi tidak hanya dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia), melainkan juga terjadi pada kelompok usia produktif. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2023, sekitar 18% kehilangan gigi pada rentang usia 35-44 tahun, 26,4% terjadi pada rentang usia 45-54, 37,2% terjadi pada rentang usia 55-64, dan sebanyak 46,5% terjadi pada individu berusia 65 tahun ke atas[1]. Maka dari itu, Polident melihat pentingnya menanggapi masalah ini, mulai dari Daerah Istimewa Yogyakarta, salah satu daerah dengan permasalahan gigi dan mulut lebih tinggi dari rata-rata Indonesia, yakni sebanyak 56,9%[2].



Jika dirasa perlu, dokter gigi umumnya menganjurkan pasien untuk mendapatkan gigi tiruan maupun implan gigi. Sayangnya, hanya 3,1%[3] orang Indonesia yang mengakses gigi tiruan, dan angkanya jauh lebih sedikit lagi bagi gigi implan. Kesadaran akan pentingnya memakai gigi tiruan yang rendah hingga kendala biaya menjadi salah dua alasan dari rendahnya adopsi gigi tiruan. Pembuatan gigi tiruan dapat memakan biaya sekitar Rp200.000 hingga Rp500.000 per gigimembuatnya tidak terjangkau bagi sebagian orang.




[1] Kementerian Kesehatan, 2023. Survei Kesehatan Indonesia 2023. Laporan SKI 2023 Dalam Angka.

[2] ibid

[3]


Sabtu, 02 November 2024

PORTA FUTURA, Pintu Menuju Masa Depan




 Event vape terbesar di Indonesia, INVEX (Indonesia Vape Expo) akan kembali digelar di akhir tahun 2024. Jogja Expo Center dipilih sebagai venue INVEX 2024 pada tanggal 2 - 3 November 2024.

Vape menjadi salah satu bagian dari gaya hidup yang tumbuh bersamaan dengan kultur-kultur populer yang ada. Tahun ini, INVEX mengusung sebuah tema besar “PORTA FUTURA” yang berarti sebuah “Pintu Menuju Masa Depan”. INVEX 2024 ini menjadi gerbang penanda eksistensi dan meluasnya industri vape. Sebuah tempat meleburnya berbagai entitas dan komunitas, baik dari dunia vape maupun budaya populer yang selama ini berkembang bersama dengan dunia vape. Lewat Muklay, sebagai kolaborator visual INVEX tahun ini, INVEX berharap dapat merepresentasikan ‘Porta Futura’ melalui karya-karya ikonik dan futuristiknya di setiap sudut venue INVEX 2024



Bersinergi dengan OXVA, OXPASSION dan VAPEBAY sebagai sponsor utama, INVEX 2024 akan diikuti lebih dari 50 brand vape baik dari dalam dan luar negeri sebagai exhibitors dengan berbagai aktivasti-aktivasi yang menarik di setiap boothnya

Ada banyak nama besar yang akan meramaikan INVEX 2024 ini, seperti Peewee Gaskin, Shaggy Dog, Barasuara, Dongker, The Cloves And The Tobacco, Rub Of Rub, Prontaxan, The Jeblogs, More On Mumbles, Behawan & Hers, Colorcode, Niskala dan Ncore. Selain itu, INVEX juga menggandeng entitas kreatif MORSE untuk menyuguhkan pop up market yang bernama ‘PUMMO’. Menghadirkan 30 tenant di kategori fashion dan lifestyle, serta 36 tenant food & beverages sebagai pelengkap petualanganmu di Porta Futura



Gerbang masa depan ini juga semakin terbuka luas dengan mengundang lebih dari 1.000 vape store dan distributor di seluruh Indonesia untuk menjadi VVIP GUEST, yang nantinya akan bergabung dalam sebuah ruang eksklusif bernama VVIP Lounge. Di VVIP Lounge, para VVIP Guest akan disuguhkan oleh presentasi dari beberapa brand owner yang kemudian dapat berdiskusi bahkan menjadi sebuah kolaborasi antara brand owner, retailer dan distributor. VVIP Lounge memberi kesempatan para vapestore untuk membangun jejaring bisnis baru dan mengembangkan industri vape menjadi lebih luas.

Tak lupa, ada Vape Competition yang akan jadi salah satu salah satu ciri khas INVEX. Akan ada Coil Art by OHM Komodo, Cloud Trick by RCRAFT, Cloud Chasing by Poda, Brewing Competition by Capella dan Long Puff by Poda.




Sesuai dengan tema besar INVEX 2024 yaitu ‘PORTA FUTURA’, INVEX 2024 tidak hanya menjadi vape expo namun menjadi sebuah ekosistem baru untuk membuka gerbang masa depan industri vape yang lebih luas.