Jumat, 18 Juli 2025

Jelang HAN, LPKA Yogyakarta dan PKBI DIY Angkat Potensi Anak Lewat Trofeo

 Masih dalam semangat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Yogyakarta bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PKBI DIY) menggelar kegiatan Trofeo Futsal pada Selasa, 15 Juli 2025. Bertempat di Lapangan Futsal LPKA, pertandingan mempertemukan tim anak binaan LPKA dengan dua tim dari sekolah luar, yakni SMA N 1 Playen dan SMA N 1 Karangmojo

Sejak pagi, suasana di LPKA terasa berbeda. Anak-anak binaan tampak bersemangat menyambut kedatangan para tamu dan lawan tanding mereka. Prosedur keamanan tetap dijalankan ketat; seluruh tamu dari luar lembaga menjalani pemeriksaan oleh petugas pengamanan, dan dua personel dari Polres Gunungkidul turut hadir untuk memastikan acara berlangsung aman dan tertib.

Lebih dari sekadar pertandingan sehari, kegiatan ini menunjukkan betapa besar antusiasme dan potensi anak-anak binaan dalam bidang olahraga, khususnya futsal. Semangat yang mereka tunjukkan di lapangan menjadi cerminan bahwa pembinaan bukan hanya soal kedisiplinan, tapi juga soal merawat minat dan mengasah bakat.



Kepala LPKA Kelas II Yogyakarta, Sigit Sudarmono, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang lebih luas. “Kami ingin anak-anak merasa bahwa mereka masih punya ruang untuk bertumbuh, untuk menunjukkan kemampuan mereka, dan untuk dipercaya. Melalui olahraga, mereka belajar kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Ini bukan soal menang atau kalah, tapi tentang memberi kesempatan untuk kembali terhubung dengan dunia luar,” ujar Sigit.

Ke depan, Sigit juga berharap kegiatan serupa memiliki peluang besar untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi, seperti turnamen antar lembaga atau kolaborasi rutin dengan sekolah luar. Dengan cara ini, LPKA tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga ruang aktualisasi anak-anak yang sedang menata ulang masa depannya. “Kami melihat potensi mereka. Dan tugas kita bersama adalah membuka jalan agar potensi itu bisa terus berkembang,” ungkap Sigit.

Salah seorang anak binaan juga menyampaikan antusiasmenya selama kegiatan dan berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan juga dikembangkan. “Saya senang sekali bisa ikut main futsal bareng teman-teman dari SMA lain. Rasanya seperti kembali jadi anak sekolah biasa. Bisa lari-lari, guyon bareng, dan bersaing sehat bikin saya merasa dihargai walaupun sedang menjalani pembinaan di sini,” ujar R.



Gong, Program Officer INKLUSI Pilar ABH PKBI DIY turut menyampaikan harapannya bagi pengembangan minat dan bakat anak agar tidak hanya mengacu pada program, tetapi berfokus pada kebutuhan dan keinginan anak. “Acara ini baru merupakan permulaan, ke depannya kami berharap acara dengan format serupa bisa diperluas dan bisa diikuti oleh banyak anak anak dari beragam latar belakang sebagai salah satu komitmen kita merekognisi semua anak tanpa terkecuali,” pungkas Gong PKBI.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.30 WIB ini ditutup dengan kembalinya anak binaan ke paviliun untuk melanjutkan aktivitas seperti biasa. Trofeo futsal adalah satu dari beberapa rangkaian kegiatan bagi anak menjelang Hari Anak Nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar