Kotabaru menjadi penting dalam konteks historis perjalanan sejarah Kota Yogyakarta. Kawasan ini menjadi saksi perjalanan peristiwa-peristiwa penting. Pada masa kolonial menjadi milestone pembangunan kawasan hunian modern. Pada masa Jepang menjadi kawasan hunian dan aktifitas militer. Pada masa kemerdekaan kawasan ini tidak terlepas sebagai peran pendukung bagi Yogyakarta sebagai ibukota Republik. Beberapa bangunan di Kotabaru juga menjadi kantor lembaga negara pada masa kemerdekaan, seperti Kolase Ignatius yang menjadi kantor Kementrian Pertahanan, dan Museum Sandi yang pernah menjadi kantor Kementerian Luar Negeri. Kotabaru juga menjadi saksi atas perjuangan masyarakat Yogyakarta dalam mempertahankan kemerdekaan, terutama pada saat peristiwa Penyerbuan Kotabaru.
Jazz Kotabaru, yang awalnya bernama jazz syuhada mengambil nilai bersejarah itu sebagai filosofi untuk mengenang para pejuang dan pahlawan (syuhada) yang ikut memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia. Jazz Kotabaru lahir atas inisiatif beberapa pihak untuk mengenalkan kawasan bersejarah Kotabaru-Yogyakarta, sekaligus sebagai media perjumpaan berbagai ragam komunitas dengan latar belakang yang beragam (suku, agama, profesi, dan lainnya) untuk keharmonisan dan kehidupan yang inklusif di Kotabaru, Yogyakarta. Dalam perkembangannya Jazz Kotabaru berkolaborasi dengan komunitas dan kelompok di Yogyakarta seperti Anak Muda Masjid, Orang Muda Katolik, Remaja Gereja, Komunitas Mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, Pemerintah, dan Organisasi kemahasiswaan dari berbagai Kampus di Yogyakarta.
Jazz Kotabaru menjadi peristiwa kebudayaan karena prosesnya yang mempertemukan beragam komunitas yang saling bekerjasama dengan semangat kesukarelawanan, memperkokoh keberagaman, dan kemanusiaan. Jazz Kotabaru tahun 2024 mengambil tema “Srawung” yang maknanya bukan sekedar perjumpaan, tetapi juga saling belajar dan berbagi inspirasi.
Pertunjukan musik jazz kotabaru 2025 ini berkolaborasi dengan Tour de’ Kotabaru yang menyelenggarakan serangkaian kegiatan sejak tanggal 8-9 Februari 2025. Pertunjukan musik itu sendiri akan dilangsungkan pada tanggal 8 Februari 2025, mulai pukul 18.00 sampai dengan selesai. Jazz kotabaru akan menampilkan sejumlah project dan musisi dari Yogyakarta seperti ; Verti Gong, No Brain, Sastromoeni, Padmana Band, dan Jazz Mben Senen.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar