Kamis, 11 Desember 2025

Zio Sandi Luncurkan Turah Wani



Bisa menyanyi, punya suara merdu, namun juga jago olah raga khususnya sepak bola. Mungkin sekarang jarang ditemukan, atau kurang terekspose. Kedua keberuntungan itu ternyata dimiliki oleh Zio Sandi, remaja 15 tahun asal Sleman, Yogyakarta,

Sejak kecil Zio Sandi sudah suka olah raga sepak bola dan menyanyi. Kesukaannya dengan sepak bola dijalaninya dengan bermain bola dan sekarang tergabung di PSS Sleman U15. Akhir November 2025, Zio Sandi memulai debutnya di dunia tarik suara dengan mengeluarkan single perdananya yang berjudul "Turah Wani" yang diciptakan oleh Tomo Widayat.




"Turah Wani" menceritakan tentang hubungan asmara remaja yang lugu namun penuh tekad. Jika benar-benar sayang, namun tidak direstui orangtua, kita tetap harus berani memperjuangkan. Pesan yang disampaikan "Turah Wani" adalah sebagai laki-laki harus berani bertanggungjawab. Kalau suka sama anaknya, harus nembung dulu, minta izin dulu sama orantuanya, jangan main belakang atau sembunyi-sembunyi, itu tidak baik.

Kamis, 04 Desember 2025

Ayura Yosih menepati janji untuk merilis extended play



Ayura Yosih telah membuktikan keseriusannya bermusik usai merilis single perkenalannya pada Juni 2025 lalu. Kini, Ayura Yosih menepati janji untuk terus berkarya dengan merilis extended play atau mini album pertamanya.

Leisure berisikan 6 lagu, semuanya berbahasa Indonesia dan secara garis besar menggambarkan perjalanan emosional dari euforia saat pertama kali jatuh cinta, sampai kehancuran ketika perasaan itu dibunuh oleh realita.

Mini album 'Leisure' berisi enam lagu berjudul 'Mencarimu (Berkali-kali)', 'Ku Mau Kamu', 'Seperlunya', 'Tak Penting Lagi', 'Masih Di Sini', dan 'Ekspektasi'. Untuk single yang menjadi lagu andalan dari mini album ini, Ayura Yosih memilih lagu 'Masih Di Sini'.



"Lagu 'Masih Di Sini' adalah caraku menyampaikan, bahwa kadang kita terlalu sibuk berlari dan mengejar, sampai lupa caranya berhenti dan diam sejenak. Lagu ini adalah wujud pelukan kecil untuk mereka yang masih mencoba bertahan, bukan karena tak bisa pergi, tapi karena memilih untuk tetap bernapas atas nama rasa," jelas Ayura Yosih.

"Aku membuat ‘Leisure’ sebagai ruang napas, sebuah jeda dari segala hiruk pikuk pencarian diri dan luka yang sering tak sempat disembuhkan," jelas Ayura Yosih.

"Album ini lahir dari keinginan untuk memahami apa arti tenang setelah semua badai reda. Bukan tenang yang kosong, tapi tenang yang punya makna," lanjutnya Ayura Yosih.



Leisure adalah album tentang diam yang tak lagi sepi, tentang ketenangan setelah badai, yang akhirnya menemukan makna. Di antara kenyataan dan keinginan, ada ruang di hati yang belajar beristirahat tanpa lagi banyak pertanyaan. Ini adalah kelahiran self love dari penerimaan dan keikhlasan, bukan dari pelarian.

Lagu-lagu di Leisure menggambarkan titik di mana aku berhenti melawan rasa sakit dan mulai berdamai dengannya. Di sini, aku belajar bahwa penerimaan bukan tanda menyerah, melainkan cara paling lembut untuk mencintai diri sendiri" ujarnya.

Melalui lagu-lagu di dalamnya, Ayura Yosih ingin mengajak pendengar merasakan momen 'diam yang tidak lagi sepi', tempat di mana kita tak lagi sibuk mencari dan menjawab semua pertanyaan, melainkan cukup hadir dan bernapas. "Jadi album ini adalah bentuk perayaan kecil dari proses itu, lahirnya self love yang tumbuh bukan dari pelarian, tapi dari keikhlasan," tegas Ayura Yosih.


Untuk proses produksinya, mini album 'Leisure' digarap oleh Sasi Kirono sebagai produser musiknya. Lima lagu dikerjakan oleh Sasi Kirono dan satu lagu dipegang oleh Rimanda Sinaga juga sebagai produser musik.

Keseluruhan lagu dalam mini album 'Leisure' diciptakan oleh Ayura Yosih. Namun selain Sasi Kirono (Smarai) dan Rimanda Sinaga, lagu-lagu Ayura Yosih juga dibantu disempurnakan oleh Adiyatma Raharjo dan Awal Janardi sebagai penata musik. Proses akhir mixing dan mastering dikerjakan oleh Sasi Kirono di Satrio Piningit Studio.

Mini album 'Leisure' dirilis secara digital pada Jumat 28 November 2025. Selain format audio, materi mini album 'Leisure' juga akan tersedia format video lirik dan video klip. Khusus single andalan 'Masih Di Sini', video klipnya juga akan segera dirilis secepatnya di kanal YouTube Ayura Yosih.

Kamis, 30 Oktober 2025

8TUALLY dan PSM UGM Gelar Press Conference Eksklusif, Persembahkan Karya Musik Visual "Melodi Nusantara"



8TUALLY dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan Press Conference Peluncuran Music Video (MV) "Melodi Nusantara". Acara puncak ini dilangsungkan di Hyatt Regency Yogyakarta pada hari yang penuh makna historis, Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Perilisan ini menjadi momen penting bagi 8TUALLY untuk secara resmi memperkenalkan kolaborasinya dengan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UGM. Penyelenggaraan Press Conference ini bertujuan untuk memaparkan secara mendalam misi kultural dan nasionalisme yang dibawa oleh 'Melodi Nusantara', sebuah karya yang didedikasikan sebagai 'doa untuk persatuan' bangsa.

Mengambil momen Hari Sumpah Pemuda, 8TUALLY berkolaborasi dengan PSM UGM luncurkan Music Video "Melody Nusantara". Sebuah musik video menjadi sebuah interpretasi visual yang kuat akan 'Habis Gelap Terbitlah Terang' dan semangat Sumpah Pemuda. 



Sebuah karya yang didedikasikan sebagai 'doa untuk persatuan' bangsa, Melodi Nusantara bertujuan untuk memaparkan secara mendalam misi kultural dan nasionalisme.

 Peluncuran dilaksanakan dalam Press Conference Eksklusif di Hyatt Regency Yogyakarta pada hari yang penuh makna historis, Selasa, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. 

Dalam acara tersebut dipertunjukan Live Performance "Melodi Nusantara" oleh PSM UGM sekaligus tayangan visual music video, untuk menonjolkan kekuatan vokal Paduan Suara Mahasiswa UGM. Hal ini bertujuan agar audiens dapat merasakan pengalaman dan emosi yang sama, ketika mendengar keindahan suara mereka selama proses kreatif berlangsung. sekaligus menjadi pemutaran perdana Music Video-nya yang dapat ditonton oleh masyarakat luas.



"Launching kali ini menjadi tantangan baru untuk kami, tentunya menyajikan pemutaran Music Video yang dibarengi dengan Live Performance paduan suara bukan hal yang mudah, tapi kami ingin menjawab tantangan itu di acara malam ini," ujar Lion Bagaskara,  dari 8TUALLY.

Visual Melodi Nusantara direpresentasikan melalui penggunaan busana adat dari berbagai penjuru Nusantara oleh anggota PSM UGM selama proses syuting berlangsung. Lokasi syuting yang dipilih adalah Balairung, sebuah bangunan bersejarah bagi UGM dan juga Yogyakarta, menambah kesan sakral dan historis di Music Video ini.

Puluhan anggota PSM UGM dengan baju adat Nusantara, berdiri hening sambil memegang lilin di tengah gelapnya Balairung.



"Gak nyangka sih dari awal berproses sampai hari ini, launching MV Melodi Nusantara, banyak kejutan yang kita rasain, mungkin karena ini juga pertama kalinya kami berkolaborasi dengan pihak diluar UGM, ternyata banyak banget keseruan selama prosesnya," ujar Kylian Tulus, dari PSM UGM.

Lagu "Melodi Nusantara" sendiri lahir dari kerinduan mendalam Rois Munandar, komposer lagu ini, akan keteduhan dan keasrian Indonesia di masa kecilnya. Lagu yang awalnya instrumental dengan judul "Melodies of Nusantara" dari Musik Latar Indonesia ini kemudian diperkuat dengan vokal PSM UGM untuk memperluas jangkauan pesannya.


"Melody Nusantara" sudah dapat dinikmati di kanal YouTube 8TUALLY dan seluruh platform musik online lainnya. (281025/25)


Senin, 15 September 2025

Rocket Padel Dibuka, Terinspirasi Dari Tiktok



 Awalnya mengenal Padel lewat TikTok. Banyak artis yang memainkannya, terlihat fun sekaligus menantang. Peluang bukan hanya kesehatan, tapi juga pariwisata, itulah yang melahirkan Rocket Padel di Yogyakarta

Olah raga Padel menjadi gaya hidup masyarakat urban. Olah raga raket perpaduan tenis dan squash sedang naik daun di Indonesia, klub-klub padel bermunculan, menggelar turnamen, latihan bersama, hingga pelatihan teknik. Jumlah lapangan Padel-pun tumbuh di mana-mana, tidak terkecuali di Yogyakarta.

Padel juga dikenal sebagai salah satu cabang olahraga modern dan kini menjadi magnet baru sport tourism, yang memadukan aktivitas fisik dengan potensi wisata. Banyak artis yang memainkannya, terlihat fun sekaligus menantang. 



“Awalnya saya mengenal Padel lewat TikTok. Banyak artis yang memainkannya, terlihat fun sekaligus menantang. Setelah mendalami, saya melihat potensi besar, bukan hanya dari sisi kesehatan, tapi juga pariwisata yang melahirkan Rocket Padel di Yogyakarta,” ujar Nurul Atik, pendiri Rocket Padel sekaligus CEO PT Rocket Chicken Indonesia.

Rocket Padel sendiri dibangun dengan standar internasional, menawarkan tiga lapangan indoor dengan pencahayaan LED, lounge nyaman, ruang ganti modern, toko perlengkapan resmi, kafe sehat, mushola hingga area parkir luas.

Konsep Rocket Padel tak hanya arena olahraga, melainkan juga ruang gaya hidup baru bagi komunitas, keluarga, dan wisatawan.



Peresmian Rocket Padel berlangsung meriah pada Sabtu (13/9) di Rocket Convention Sidomoyo, Godean, Sleman, dihadiri oleh tokoh penting seperti Bupati Sleman Harda Kiswaya dan RM Gustilantika Marrel Suryokusumo, Ketua PBPI DIY.

PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) Yogyakarta sebagai induk olah raga Padel di Yogyakarta diresmikan setahun terakhir tetapi 2 atlet asal Yogyakarta berhasil lolos ke tahap seleksi Tim Nasional Padel Indonesia. Jika melangkah ke tahap berikutnya, mereka akan membela Indonesia di kancah internasional.

“Meski PBPI DIY baru berdiri setahun terakhir, kami sudah bisa mengirim atlet ke level nasional. Ini bukti bahwa Yogyakarta punya energi besar untuk mengembangkan padel. Yang dibutuhkan sekarang adalah ekosistem sehat agar olahraga ini tumbuh pesat,” kata Mas Marrel, sapaan akrab RM Gustilantika Marrel Suryokusumo.




Padel dijadwalkan menjadi salah satu nomor yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 dan Olimpiade 2032 di Brisbane, Australia.


Selasa, 02 September 2025

Merayakan Rasa, Ruang, Dan Ritme Hidup Yang Baru Di Sobo' Kitchen & Space

 SOBO' KITCHEN & SPACE merupakan tempat makan, minum, dan nongkrong yang berada di lokasi strategis, tepatnya sebelah timur kota Yogyakarta. Resto berkonsep modern ini berada dalam lingkungan Jogja Expo Center (JEC) yang sebelumnya bernama JEC Park. Kini, di lokasi yang sama, telah terjadi rebranding (perubahan merek) menjadi SOBO' KITCHEN & SPACE.

Brand baru ini diklaim akan membawa semangat dan vibes yang berbeda dari tempat sebelumnya. Banyak perubahan yang telah dilakukan, seperti mengubah susunan tempat makan, menu makanan dan minuman, sekaligus mengganti manajemen, di mana orang-orang di dalamnya lebih berdedikasi dan adaptif.

Di bawah asuhan PT Samudra Arsya Jaya, SOBO' KITCHEN & SPACE mempunyai slogan yang sangat dinamis, yakni 'Merayakan Rasa, Ruang, dan Ritme Hidup yang Baru'. Secara konsep areanya, SOBO' KITCHEN & SPACE juga mengusung indoor and outdoor dining, pengunjung bisa menyantap menu di dalam atau luar ruangan yang sangat nyaman.



Alasan dinamakan SOBO' KITCHEN & SPACE

Secara filosofi, nama SOBO' memiliki makna yang sangat kuat. SOBO' diambil dari bahasa Minang, yakni basobok yang artinya titik temu. Jika ditengok dari bahasa Jawa, sobo artinya bermain, melakukan sesuatu yang positif.

"Dari arti kata tersebut sebetulnya sudah langsung terlihat jelas tujuan dari adanya SOBO' KITCHEN & SPACE. Kita semua terkoneksi di sini. Selain ada dapur profesional, ada area makan yang sangat luas, bisa menjadi titik temu yang intim dan hangat," kata Operational Manager SOBO' KITCHEN & SPACE, Catur Kurniawan.

"Jadi tujuan awalnya memang SOBO' KITCHEN & SPACE tidak hanya sekadar menjual makan dan minum saja. Kami lebih dari itu," ujarnya.

Filosofi basobok tersebut juga diperkuat dengan visual dari desain logo SOBO' KITCHEN & SPACE. Ada titik-titik kecil yang membentuk garis dan jalur baru. Titik-titik itu bisa diartikan pertemuan-pertemuan kecil setiap orang yang akhirnya membentuk sebuah pola yang berpengaruh di kehidupannya.

"Kami percaya, hal-hal besar yang terjadi di sekitar kita biasanya dimulai dari hal kecil atau titik awal di meja makan, meski hanya dengan secangkir kopi saja," kata Catur Kurniawan.



Food testing dan kesuksesan slogan

Di SOBO' KITCHEN & SPACE terbukti bisa banyak menghubungkan dan menyatukan banyak kalangan. Momentum itu nyata terjadi saat acara food testing (uji makanan) yang diselenggarakan terbatas pada 7 Agustus 2025. Saat itu, semua tamu undangan yang hadir secara mengejutkan bisa bergabung dan berbaur satu sama lain, tanpa memandang status sosial mereka.

Saat pelaksanaan food testing, dari pemangku kebijakan, pengusaha, hingga perwakilan komunitas otomotif hingga komunitas seniman ternyata sangat terkoneksi dengan baik meski belum saling mengenal.

"Mereka yang terundang saat uji menu makanan dengan jujur memberi testimoni pada kami bahwa spot yang ada di SOBO' KITCHEN & SPACE sangat baik karena luas. Pengamatan mereka, area kami sangat representatif untuk titik kumpul. Sangat memungkinkan untuk menemukan kawan baru dan jadi spot ngobrol yang bikin betah," ujar Catur Kurniawan.

"Sejak awal kami memang mendesain agar tempat ini bisa langsung mengakomodir pengunjung untuk bisa melebur menjadi satu, tanpa batas. Lebih luasnya, semua golongan masyarakat bisa bebas berbaur," tambahnya.

Soal makanan dan minuman, SOBO' KITCHEN & SPACE menyediakan beragam menu yang biasanya digemari oleh kalangan menengah ke atas (A-B). Beberapa menu makanannya juga didesain berporsi besar, dengan tujuan agar mudah ketika disantap beberapa orang secara bersamaan. Harga menu-menunya pun sangat bersaing.

"Untuk penyajian per porsinya, kita memang memilih porsi besar dan bisa untuk dua sampai tiga orang. Khusus Bebek Peking dan ayam bakar bisa untuk berbagi tiga sampai enam orang. Praktis untuk nyantai rame-rame," kata Catur Kurniawan.

Dengan konsep tersebut, slogan 'Merayakan Rasa, Ruang, dan Ritme Hidup yang Baru' terasa sangat relevan ditemukan di SOBO' KITCHEN & SPACE. Harapannya, tempat ini selalu bisa menjadi titik temu semua kalangan. Menyantap kudapan lezat di tempat yang lengang sekaligus nyaman, hingga bisa merasakan atmosfer baru bertemu pula dengan kawan-kawan baru.



SOBO’ CARNIVAL (GRAND OPENING) 30-31 AGUSTUS 2025

SOBO' KITCHEN & SPACE mengadakan grand opening (acara pembukaan) pada 30-31 Agustus 2025. Dengan demikian, SOBO' KITCHEN & SPACE resmi dibuka dan beroperasi untuk umum mulai 1 September 2025.

Acara pembukaan ini bukan seremonial biasa. SOBO' KITCHEN & SPACE membuat bermacam-macam kegiatan yang bisa mengajak masyarakat untuk berpartisipasi meramaikan. SOBO' KITCHEN & SPACE mengadakan Sobo’ Carnival yang di dalamnya terdapat kegiatan Morning Run, Coffee Morning, Poundfit With Patrice, Workshop Food Photography, Workshop Upcycling by Rumah Shiro, Art Exhibition by D’Art Management, Sobo’ Pop Up Market, dan terakhir Music Performance dari musisi-musisi muda Yogyakarta.

Khusus untuk Art Exhibition by D’Art Management, akan ada beberapa nama muda, seniman spesial dengan prestasi yang luar biasa baik di dalam maupun luar negeri. Mereka yang akan memamerkan karya seninya adalah Mahendra Oka, Lovehatelove, Anagard, Ismu I, Begog Oner, Neusone, Media Legal, Dyege, Adit Doodleman, Tombol, dan Birdpeace.

“Pameran seni yang diberi tajuk ‘Sub Culture, Street Exhibition’ ini berkolaborasi bersama D’Art Management yang didirikan oleh Rr. Surya Haninditya yang akrab disapa Ditya,” ujar Catur Kurniawan.



Untuk ceremonial opening SOBO' KITCHEN & SPACE akan dibuka pada Sabtu 30 Agustus 2025, sore. Sedangkan untuk kegiatan seni dan hiburan lainnya akan dilaksanakan keesokan harinya, Minggu 31 Agustus 2025.

“Kami berharap dengan banyaknya kegiatan yang terjadi dua hari tersebut bisa berdampak positif untuk semua yang hadir. Tujuan utamanya tentu kita bisa saling kenal, bisa saling berjejaring, dan berkolaborasi membuat sesuatu yang positif,” kata Catur Kurniawan.

Dalam grand opening SOBO' KITCHEN & SPACE, nantinya akan dihadiri oleh tamu-tamu undangan penting seperti Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawana Langgeng Ing Mataram, para pejabat JEC, dan beberapa tokoh penting seperti pejabat pemerintahan dari Bantul dan Sleman, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bantul, kepolisian, rekan pengusaha, hingga para seniman.